Ilustrasi seseorang sedang menyusun tampilan kalkulator di layar meja kerjanya. Ilustrasi dibuat menggunakan Nano Banana Gemini

Tutorial Kalkulator Umur - Membuat Tampilan dengan HTML dan CSS


Saat kita ingin membuat sesuatu, ada baiknya kita melakukan perancangan terlebih dahulu agar proses pembuatan lebih terarah.

Berikut adalah rancangan desain tampilan yang akan kita buat

Rancangan Desain Kalkulator Umur

Dibuat menggunakan aplikasi draw.io
Klik di sini untuk mengunduh file .drawio

Struktur Dasar Tampilan

Dalam file index.html kita ketikkan struktur dasar HTML seperti berikut

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Kalkulator Umur</title>
</head>
<body>
    
</body>
</html>

Pastikan struktur dasar HTML yang kita miliki harus memiliki tag <meta name="viewport" dengan tambahan atribut dan nilai content="width=device-width, initial-scale=1.0", ini akan membuat ukuran konten dalam halaman website kita menjadi responsif terhadap lebar dari device yang mengaksesnya.

Memasang Pico CSS

Untuk bisa menggunakan Pico CSS di dalam halaman website kita, tentu harus dipasang terlebih dahulu library-nya.

Terdapat beberapa cara untuk memasangnya dan yang paling mudah adalah mengggunakan CDN(Content Delivery Network) yang kita bisa ambil dari dokumentasi resminya di picocss.com/docs.

Kemudian kita bisa memasukkannya ke dalam tag <head></head> di dalam script HTML yang kita miliki, berikut adalah contohnya

. . .
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Kalkulator Umur</title>
    <link
        rel="stylesheet"
        href="https://cdn.jsdelivr.net/npm/@picocss/pico@2/css/pico.min.css"
    >
</head>
. . .

Membuat Form

Karena kita menggunakan Pico CSS, tentu tidak akan banyak memanfaatkan kemudahan yang sudah di tawarkan.

<body>

    <main class="container">
        <article>
            <h1>Kalkulator Umur</h1>
            <fieldset>
                <label>
                    <input id="darkmode-toggle" name="dark-mode" type="checkbox" role="switch"/>
                    Dark Mode
                </label>
            </fieldset>
            <p>Kalkulator sederhana untuk menghitung umur kamu sudah berapa tahun, bulan, dan hari.</p>
            <article>
                <form>
                    <label for="date">Tanggal Lahir
                        <input id="date" type="date" name="date">
                        <small id="help-text"></small>
                    </label>                
                    <input type="submit" name="submit" value="Hitung">
                </form>
                <p id="result"></p>
            </article>
        </article>
    </main>
    
</body>

Berikut adalah penjelasan tentang elemen yang ada pada script tersebut

Tidak terlihat ada hal yang aneh dari hasil keluaran dari script tersebut. Namun jika kita perhatikan, lebar konten akan selalu mengikuti lebar dari browser-nya ketika kita ubah, seperti berikut

Tampilan Kalkulator Umur dengan lebar penuh

Sekilas terlihat biasa saja, namun ini kurang baik dilihat, karena konten website yang kita miliki hanya sedikit dan tidak membutuhkan ukuranyan terlalu lebar. Maka kita bisa mengubahnya dengan tambahan syntax CSS untuk membuat ukuran lebar maksimal, sehingga pada saat browser berada pada ukuran yang semakin melebar, konten yang kita miliki hanya akan melebar ke dalam nilai maksimal yang sudah ditentukan.

    . . .
    <style>
        main.container {
            max-width: 700px;
        }
    </style>
</head>
. . .

Dengan cara tersebut, konten kita yang hanya sedikit tidak memerlukan ukuran yang terlalu lebar, sehingga akan terlihat lebih rapi. Berikut adalah hasilnya

Tampilan Kalkulator Umur dengan lebar maksimal

Kode lengkap tahap ini dapat dilihat di sini


Tahap 1: Persiapan Tahap 3: Dark Mode